Kue Macu

Kue Macu adalah kue kering yang memiliki rasa yang renyah dan manis. Cocok untuk camilan sehari-hari atau juga momen hari raya. Kue macu ini adalah salah satu produk unggulan Desa Maesan. Pusat produksinya terdapat di RT 06 RW 03 dengan Bapak Mila sebagai produsen Kue Macu. Kue macu Desa Maesan sudah dipasarkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Bondowoso.

Kue macu berbahan dasar ketan yang sudah diolah menjadi tepung ketan. Adonan tepung ketan yang sudah dibentuk, digoreng kering dan dibalut dengan gula merah yang lengket manis. Kue macu khas Maesan memiliki dua jenis yaitu ketan dan wijen. Macu ketan biasanya berbahan dasar tepung ketan yang dibentuk seperti tabung kecil. Pada bagian tengahnya terdapat rongga dan bagian luar dilapisi kroto.

Sedangkan macu wijen juga terbuat dari adonan tepung ketan. Dibentuk bulat lonjong . Bagian tengah Macu wijen ini juga kopong. Nah bedanya dengan Macu ketan, seluruh permukaan Macu wijen dilapisi dengan gula merah cair, kemudian dilapisi lagi dengan wijen. Harga kue macu sendiri sangat terjangkau, cukup mengeluarkan uang Rp. 8.000,- sudah bisa mendapatkan 1 bungkus kue Macu ketan yang lezat ini. Sedangkan untuk macu wijen dibanderol seharga Rp 10.000,- per bungkus.

%d blogger menyukai ini:
Lewat ke baris perkakas