Rambak Kulit Sapi

Kerupuk rambak (kerupuk kulit) merupakan makanan yang berbahan dari kulit sapi. Sapi merupakan penghasil kulit berkualitas untuk bahan dasar kerupuk. Sapi yang diambil kulitnya haruslah yang berumur satu tahun agar menghasilkan rambak yang gurih. Pusat produksi rambak sapi di desa Maesan sama seperti pusat produksi aneka abon di Maesan, yaitu di RT 02 RW 01 Dusun Krajan di rumah Ibu Hj. Martiasih.

Pertama tama kulit sapi yang telah dilepaskan dari daging sapi, disiram dengan air panas agar lunak dan terbebas dari kotoran. Kulit lalu dipotong kecil-kecil. Kemudian direbus selama satu jam setengah. Setelah itu , kulit diangkat untuk menuju tahap penjemuran. Tahap penjemuran biasanyadilakukan selama dua hari. Apabila cuaca tidak mendukung, barulah produsen memakai oven untuk mengeringkan kulit sapi. Menurut produsen , meskipun tidak mempengaruhi rasa , proses pengovenan berimbas kepada warna kerupuk rambak.

Kerupuk rambak mempunyai cita rasa unik, ada rasa sedikit asin dan gurih dari bumbu rempah-rempah. Harga yang ditetapkan untuk satu bungkus kerupuk rambak sebesar Rp 8.000,-.

%d blogger menyukai ini:
Lewat ke baris perkakas